Selasa, 3 Nov 2026

KLB KERACUNAN MBG PATI DICABUT: RATUSAN KORBAN PULIH, TAPI PERTANYAAN KEAMANAN PANGAN BELUM SELESAI

PATI — BUSERPOST.COM. Pemerintah Kabupaten Pati resmi mencabut status Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kasus keracunan massal yang dialami ratusan penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Gembong.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan bahwa status KLB telah dicabut setelah para korban dinyatakan pulih dan tidak lagi menjalani perawatan.

Namun, pencabutan status KLB bukan berarti seluruh persoalan selesai.

Ratusan siswa sempat menjadi korban

Kasus tersebut bermula setelah penerima MBG di Kecamatan Gembong mengalami gejala keracunan. Data yang diberitakan Murianews menyebut 427 siswa dari sejumlah sekolah serta belasan balita Posyandu terdampak dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa itu sebelumnya membuat Pemkab Pati menetapkan status KLB sebagai langkah penanganan terhadap korban.

Yang menjadi perhatian lebih lanjut adalah hasil pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan mikrobiologi terhadap sampel menu MBG dilaporkan menemukan bakteri pada makanan yang dikonsumsi korban. Sementara itu, Dinas Kesehatan Pati menyatakan pada 23 September masih terdapat parameter kimia yang belum selesai diperiksa sehingga seluruh hasil belum lengkap.

KLB dicabut, pengawasan justru harus diperketat

Pencabutan KLB secara administratif dan epidemiologis perlu dibedakan dari evaluasi terhadap sistem penyelenggaraan MBG.

Apalagi pada hari yang sama, pengawasan terhadap 172 dapur SPPG di Kabupaten Pati diberitakan akan diperketat. Pemantauan direncanakan mencakup proses memasak hingga pengemasan makanan, termasuk penggunaan CCTV.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa setelah kasus keracunan terjadi, pemerintah masih memiliki pekerjaan besar untuk memastikan standar keamanan pangan benar-benar berjalan di seluruh dapur SPPG.

Pertanyaan publik pun belum berhenti: bagaimana kontaminasi bisa terjadi, pada tahapan mana masalah muncul, dan langkah korektif apa yang akan diterapkan agar kejadian serupa tidak terulang?

Jangan berhenti pada pencabutan status

Bagi masyarakat, yang paling penting bukan sekadar apakah status KLB sudah dicabut. Yang jauh lebih penting adalah jaminan bahwa makanan yang dibagikan kepada anak-anak benar-benar aman dikonsumsi.

Karena itu, hasil pemeriksaan laboratorium yang lengkap, evaluasi SPPG, mekanisme pengawasan bahan baku, sanitasi dapur, hingga pertanggungjawaban setiap pihak dalam rantai penyediaan makanan perlu disampaikan secara transparan kepada publik.

KLB boleh dicabut. Para korban boleh telah pulih. Tetapi evaluasi terhadap keamanan MBG harus tetap berjalan.

Red.