PATI, BuserPost.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mencatat sekitar 57 kilometer jalan rusak di wilayah Kabupaten Pati telah rampung diperbaiki.
Perbaikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menangani persoalan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi salah satu keluhan masyarakat.
Informasi mengenai rampungnya perbaikan 57 kilometer jalan tersebut disampaikan Pemkab Pati dan diberitakan pada 24 September 2026.
Namun, selesainya pekerjaan bukan berarti persoalan jalan di Pati otomatis berakhir. Tantangan berikutnya adalah memastikan hasil pembangunan memiliki kualitas yang baik dan mampu bertahan dalam jangka panjang.
Sebab, kondisi jalan memiliki kaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan hingga akses pendidikan dan pelayanan publik.
Sebelumnya, Pemkab Pati juga telah menyiapkan anggaran besar untuk penanganan infrastruktur jalan. Berdasarkan informasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Tengah, pada 2026 Pemkab Pati menyiapkan sekitar Rp200 miliar untuk paket pekerjaan perbaikan jalan rusak sekaligus pembangunan sejumlah jembatan.
Data tersebut menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur jalan di Pati membutuhkan penanganan yang berkelanjutan, bukan hanya perbaikan pada titik-titik yang mengalami kerusakan.
Masyarakat kini tentu berharap jalan yang telah diperbaiki tidak kembali rusak dalam waktu singkat.
Selain kualitas pengerjaan, pengawasan terhadap pekerjaan infrastruktur juga menjadi bagian penting agar anggaran publik benar-benar menghasilkan fasilitas jalan yang aman dan nyaman digunakan masyarakat.
57 kilometer jalan telah diperbaiki. Pertanyaan berikutnya: mampu bertahan berapa lama?
Jawaban atas pertanyaan tersebut akan menjadi salah satu ukuran penting sejauh mana program perbaikan infrastruktur benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Pati.
Red.












